Kudus Kembangkan Sentra Perikanan

KUDUS: Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sedang mengembangkan sentra perikanan di Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus dan beberapa daerah di sekitarnya, mengingat potensi yang dimiliki cukup menjanjikan. "Kami komit bersama masyarakat untuk terus mencari terobosan-terobosan baru dalam pengembangan di bidang perikanan di Desa Gondoharum dan beberapa desa di Kudus yang berpotensi," kata Bupati Kudus, Musthofa Wardoyo, Jumat.

Menurut dia, Kudus memiliki potensi yang cukup besar untuk mengembangkan industri di segala bidang, termasuk di bidang perikanan dan peternakan. "Kami berharap, rencana pembangunan Embung Logung dapat segera direalisasikan, karena kawasan tersebut bisa dijadikan tempat untuk pengembangan di bidang perikanan," ujarnya.

Saat ini, kata dia, sejumlah masyarakat di Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo berhasil mengembangkan budidaya ikan bandeng secara mandiri. "Mulai dari pembibitan, pemeliharaan hingga penjualan dikelola kelompok tani secara mandiri," ujarnya.

Ia berharap, budidaya ikan bandeng di Desa Gondoharum tersebut, bisa menjadi motivasi masyarakat di desa lain untuk mengembangkan potensi perikanan. "Apabila, budidaya ikan ini tidak hanya terbatas pada satu jenis ikan, kami optimistis Kudus bisa menjadi pemasok ikan untuk daerah lain," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Ikan Mina Arum Gondoharum, Asnan, mengatakan, budidaya ikan di Kabupaten Kudus dipredisi memiliki prospek yang bagus. "Pasalnya, permintaan ikan setiap hari terus mengalami peningkatan," ujarnya.

Ia mengatakan, Desa Gondoharum bisa menjadi sentra budidaya perikanan, mengingat terdapat sebanyak 14 hektare areal yang digunakan untuk budidaya perikanan dan saat ini sudah siap panen. Sedangkan tujuh hektare lahan budidaya ikan Bandeng, katanya, masih dalam proses pembibitan.

"Setiap kali panen, mampu menghasilkan enam ton ikan siap jual," ujarnya. Untuk mendapatkan hasil hingga enam ton ikan tersebut, katanya, dibutuhkan bibit ikan sebanyak 300 ribu ikan. "Daerah lain tentu bisa mencoba mengembangkan budi daya ikan bandeng atau ikan jenis lainnya," ujarnya.

Selain mengembangkan sektor perikanan, Pemkab Kudus juga memetakan kawasan di Desa Temulus menjadi kawasan peternakan sapi. Pasalnya, di kawasan tersebut secara geografis menguntungkan mengingat masih banyak lahan persawahan yang dijadikan tempat pengembangan hewan ternak sapi.

Apalagi, pada tahun 2003, desa tersebut mendapat bantuan sapi sebanyak 60 ekor dari dari APBN. Sapi tersebut saat ini sudah berkembang menjadi sebanyak 240 ekor dan kelompok tani pengelola sapi juga pernah meraih juara I tingkat Jawa Tengah pada bulan maret 2009 lalu.

Sumber: http://www.antarajateng.com

 
..:: KEMBALI ::..
Lintas Deputi
Pendapat Anda
Menurut anda bagaimana tampilan website sentrakukm.com saat ini.