Mandiri genjot kredit usaha kecil di Makassar
PT Bank Mandiri Tbk menaikkan batas atas plafon kredit kecil dari Rp2 miliar menjadi Rp5 miliar dan menargetkan pertumbuhan minimal 28% secara tahunan pada akhir 2010. Senior Vice President Business Banking II Bank Mandiri Agus Fuad mengatakan penambahan plafon dilakukan seiring dengan prospek debitur di segmen tersebut yang semakin menjanjikan. Bank Mandiri memiliki 26.454 debitur kategori kecil per Juni.
"Bersamaan perubahan nama Small Business District menjadi Business Banking Unit, kami meningkatkan plafon kredit kecil yang limitnya sebelumnya antara Rp100 juta hingga Rp2 miliar. Selain itu, proses kredit juga dipermudah," kata Agus, kemarin.
Dia mengatakan kredit yang termasuk kelompok pinjaman kecil meliputi kredit usaha produktif, kredit usaha rakyat (KUR), kredit waralaba, serta kredit bagi sektor agribisnis seperti kredit plasma skim komersial, kredit pengembangan energi nabati, dsb. Bank BUMN tersebut membukukan kredit kecil atau kategori business banking sebesar Rp19,33 triliun pada akhir kuartal II 2010, naik 24% dibanding periode sama tahun lalu.
"Itu artinya kami tinggal mengejar pertumbuhan 4% untuk mencapai target 28%. Rasa-rasanya bisa, jika mengingat plafon sudah ditambah dan permintaan pasar juga baik. Bahkan 28% itu minimal," papar Agus.
Bank Mandiri tercatat memiliki 177 jaringan kantor yang melayani kredit kecil di seluruh Indonesia dan direncanakan terus bertambah setiap tahun. Jumlah rekening nasabah kredit kecil atau business banking dilaporkan mencapai 38.120 rekening.
Pada kesempatan yang sama, Pemimpin Kantor Bank Mandiri Wilayah X Edhy Chrystanto mengemukakan penaikan plafon kredit kecil membuka ruang lebih yang luas bagi bankir di daerah untuk menggenjot pengucuran pinjaman ke segmen terkait.
Dia menyebutkan posisi kredit kecil di Sulawesi dan Maluku pada kurun waktu serupa telah menembus Rp2,15 triliun dengan target peningkatan tahunan 20%-30%. Kredit kecil (business banking) merupakan jenis pinjaman lapis ketiga dalam hal ukuran plafon pada struktur intermediasi Bank Mandiri.
Di atas kredit kecil, terdapat kredit komersial dan kredit korporat dengan besaran pinjaman melampaui Rp5 miliar. Bank pelat merah tersebut telah memasang titik sasaran untuk masuk dalam lima besar perusahaan perbankan di Asia Tenggara pada 2014. Perseroan mempunyai 1.180 kantor cabang di dalam negeri dan tujuh kantor di luar negeri. (faa)
sumber : www.bisnis.com (Kwan Men Yon)



