Kunjungan Ke Kampung Laweyan,Solo
Lokasi kampung Laweyan berada di desa Laweyan, Solo. Untuk menuju kesana, Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi ataupun umum. Perjalanan menuju Laweyan dapat diawali dari kota Solo. Jaraknya, sekitar 30 hingga 45 menit perjalanan.
Ketika Anda pertama kali masuk ke kampung Laweyan, deretan bangunan tua seakan menyambut kedatangan Anda. Konon, hampir sebagian besar arsitektur bangunan itu dipengaruhi oleh perpaduan rumah tradisional Jawa, Cina, dan Eropa. Menurut sejarahnya, kampung ini telah menjadi kawasan sentra industri batik sejak tahun 1546 Masehi.
Dari dulu hingga kini, masyarakat di kampung ini secara terus menerus menekuni kegiatan membatik. Bagi warga Laweyan, membatik merupakan tradisi turun temurun. Begitu kuatnya tradisi membatik, rumah mereka seringkali tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat tinggal, melainkan juga menjadi tempat produksi sekaligus kios Batik.
Ciri khas bentuk rumah tradisional Laweyan yakni terkesan kuno. Pagarnya terbuat dari tembok batu bata dan semen setinggi 3 hingga 5 meter dari permukaan tanah. Tak heran, jika jarak setiap rumah yang berhadapan tampak seperti membentuk lorong sempit. Tak hanya itu, bangunan rumah di Kampung Laweyan umumnya dibangun bederet.
Jika terdapat dua rumah yang dibangun saling berdekatan, seringkali diantara rumah tersebut terdapat satu pintu penghubung. Meskipun diantara mereka saling bersaing untuk menawarkan batik kreasinya, dari pintu itulah silahturahmi dengan tetangga sekitar tetap terjaga.
Di kampung Laweyan, Anda dapat menemukan beragam jenis batik, seperti batik tulis, cap maupun batik printing. Dari sekian banyak motif, motif khas batik Laweyan yakni Tirto Tejo dan Truntun. Jika Anda ingin mengetahui lebih detail bagaimana bentuk motif itu, silahkan berkunjung ke Kampung Laweyan.
Di kampung ini, Anda juga dapat membeli batik dengan beragam motif sesuai selera. Tak hanya berupa sehelai kain bahan, pengrajin batik di Laweyan juga membuat bahan batik menjadi bedcover, seprei, baju, tas, serta kerajinan lain Untuk harganya, membeli batik langsung dari pengrajin Laweyan relatif lebih murah jika dibandingkan dengan tempat lain.
Ketika berkunjung ke kampung Laweyan, Anda tidak hanya dapat membeli beragam motif dan jenis batik. Di beberapa tempat, Anda juga dapat melihat langsung, bagaimana batik tersebut dibuat. Anda dapat melihat dari dekat proses pembuatan motif batik, pewarnaan, pencelupan, hingga pengeringan. Bahkan, jika tertarik, Anda juga dapat membuat sendiri batik tulis sesuai dengan motif yang diinginkan. Tertarik untuk mencobanya?. Silahkan berkunjung ke Sentra Industri Batik di Kampung Laweyan kota Solo, Jawa Tengah.Ari-Ike/LPP RRI
Sumber : www.voi.co.id













