VIVAnews - Presiden SBY akan meresmikan Merauke sebagai sentra pangan (food estate), pekan depan. Merauke akan dikonsep menjadi suatu wilayah pusat pertumbuhan industri berbasis pangan di Indonesia.

Anggota Lembaga Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan Ekonomi (LP3E) Kadin Indonesia, Bustanul Arifin, menilai akan lebih baik lagi jika konsep serupa juga digulirkan ke daerah lain, seperti Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan.

"Berarti ada iklim usaha baru dalam sistem produksi pangan Indonesia," kata Bustanul di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Selasa, 12 Januari 2010.

Iklim usaha baru tersebut akan ditunjang dengan akan dikeluarkannya Rencana Peraturan Pemerintah (RPP) yang memfasilitasi usaha pertanian skala luas.

Dengan RPP ini, peta industri pangan dan pertanian 2010 akan berubah.

Untuk mengawali itu, Kadin Indonesia pada 28-29 Januari 2010 akan menggelar event internasional Feed The World, sebagai titik kulminasi roadmap Kadin di sektor pertanian.

Pada 2010, dia menambahkan, sektor pertanian Indonesia akan bertumbuh 3,5-3,6 persen. Pertumbuhan akan dominan ditopang dari sektor perkebunan pangan, seperti CPO dan turunannya, kopi, kakao, dan karet. Sementara sektor tanaman pangan, kata dia, tidak terlalu banyak berubah, masih tumbuh positif dan akan didongkrak dari produk hortikultura dan unggas sub peternakan.

"Sebagai gantinya, komoditi kedelai dan gula perlu diwaspadai," ujarnya.

Dalam Feed the World, kata Bustanul, akan ditekankan lagi komoditas unggulan Indonesia, sesuai karakter posisi geografis Indonesia. Diantaranya, beras, jagung, gula, kedelai, daging sapi, produk perkebunan, kelapa sawit, coklat, karet, dan produk perikanan seperti udang dan cakalang.

Sumber : bisnis.vivanews.com

..:: KEMBALI ::..