Login



Pengunjung
Kami memiliki 239 Tamu online
Jumlah Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini184
mod_vvisit_counterKemaren894
mod_vvisit_counterMinggu Ini3846
mod_vvisit_counterBulan Ini24634
Anggota Online
None
sentrakukm.com

Kopwan SBW Malang Optimistis SHU 2009 Tembus Rp1 miliar

MALANG: Koperasi Wanita Setia Budi Wanita (Kopwan SBW) Kota Malang optimistis SHU (sisa hasil usaha) pada 2009 akan melampaui Rp1 miliar, di tengah situasi ekonomi yang belum pulih benar.

Sri Untari, Ketua Kopwan SBW Kota Malang, mengatakan pada 2009 SHU koperasi tersebut ditargetkan Rp800 juta, sesuai dengan realisasi penerimaan SHU pada 2008.

"Tapi target April pun sudah terlampaui 3,6%, yakni mencapai Rp365 juta," kata Sri, kemarin.

Karena itu, hingga akhir 2009, lanjut dia, Kopwan SBW optimistis SHU akan tercatat menembus Rp1 miliar lebih atau melampaui target yang ditetapkan, terutama didorong peningkatan konsumsi anggotanya.

Dari piutang yang telah disalurkan kepada anggota sebesar Rp16 miliar, sebagian besar untuk kegiatan konsumsi, yaitu sekitar 65%, dan sisanya untuk kegiatan produktif.

Pertumbuhan aset koperasi yang berlokasi di Jl Trunojoyo tersebut, menurut dia, juga terus menggelembung.

Sampai April, posisi asetnya mencapai Rp18,5 miliar, sedangkan sampai akhir 2008 mencapai Rp16,5 miliar.

Yang menggembirakan, dari total pinjaman koperasi sebesar Rp10 miliar, sebagian besar, 70%, dipenuhi dari simpanan anggota. Hanya 30% saja yang berasal dari luar, seperti dari Permodalan Nasional Mandiri.

"Bad debt kami juga cukup bagus.

Kecil sekali, hanya nol koma persen saja." Yang masih menjadi masalah, ujar Sri, barang-barang yang dijual di toko milik koperasi itu masih didapatkan dari supermarket maupun departement store, dan bukan dari pabrikan langsung.

Karena itulah, berat bagi anggota yang bergerak di bidang ritel untuk bersaing dengan toko lain, terutama mini market, yang mendapatkan pasokan dari pabrikan langsung.

"Masalah tersebut sudah kami sampaikan ke Pak Menteri Koperasi dan UKM, Pak Suryadharma Ali waktu berkunjung ke Kopwan SBW. Namun realisasinya masih belum. Beliau berjanji untuk mempertemukan kami dengan kalangan pabrikan agar barangbarang yang dijual di Waserda bisa lebih kompetitif." (K24)

Sumber : www.bisnis.com

 
..:: KEMBALI ::..
Lintas Deputi
Pendapat Anda
Menurut anda bagaimana tampilan website sentrakukm.com saat ini.