Login



Pengunjung
Kami memiliki 149 Tamu online
Jumlah Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini287
mod_vvisit_counterKemaren894
mod_vvisit_counterMinggu Ini3949
mod_vvisit_counterBulan Ini24737
Anggota Online
None
sentrakukm.com

Software Batik Dukung Inovasi Desain

BANDUNG : Bagi Anda yang ingin belajar mendesain batik,kini sudah tersedia peranti lunak (software) yang akan memudahkan aplikasi ide kreatif.Mendesain batik pun akan lebih mudah bahkan lebih inovatif.

Software batik ini diciptakan oleh komunitas Pixel People Project yang didirikan sejumlah lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Padjadjaran (Unpad).Pixel People Project tergabung dalam Bandung Creative City Forum (BCCF). Project Manager Batik Fractal Software Nancy Margried mengungkapkan, dengan menggunakan software batik layaknya photoshop atau corel draw, maka setiap orang bisa mendesain berbagai corak.

Dengan dukungan peranti lunak ini, proses pengerjaan mendesain motif batik bisa cepat selesai. Teknologi ini akan membuat para desainer batik bisa mengeksplorasi berbagai motif yang ada, kata Nancy saat launching Batik Fractal Software (J Batik V 2.0) di pelataran Blitz Megaplex Paris Van Java, Bandung,kemarin. Nancy menjelaskan, software tersebut memang ditujukan bagi para desainer batik di Indonesia. Nantinya berbagai corak batik akan membentuk rumus matematika.

Rumus itu akan dikembangkan lebih detail sehingga kelebihan utama dari penggunaan peranti lunak ini adalah dari satu desain utama,bisa menjadi desain-desain baru yang unik. Dia mengatakan hampir semua pakem batik sudah dimasukkan dalam software ini. Contohnya sudah dimasukkan motif batik dari Pekalongan, Garut,Yogyakarta,dan Solo. Menurut Nancy,adanya software ini menjadi tantangan para desainer batik untuk menciptakan motif yang unik dan inovatif. Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) Kusmayanto Kadiman yang hadir di Bandung mengakui software batik merupakan karya fenomenal.

Makanya, dia hadir untuk ikut meresmikan karya anak bangsa tersebut. Menristek menyatakan, dari segi keilmuan, software batik merupakan karya lintas batas yang memadukan seni dan matematika. Menurutnya, dengan teknologi yang sudah ada, diharapkan bisa meningkatkan nilai ekonomi dan sosial batik itu sendiri. Hal itu bisa jadi momentum melakukan ekspansi pasar batik hingga tak terbatas ke negara manapun.

Selain itu, dari segi sosial,semakin mengukuhkan batik sebagai karya asli Indonesia, bukan milik negara lain. “Jadi yang namanya klaim batik oleh negara lain tidak akan terjadi lagi. Batik dan inovasinya adalah milik kita,paparnya.

Sumber : www.seputar-indonesia.com

 
..:: KEMBALI ::..
Lintas Deputi
Pendapat Anda
Menurut anda bagaimana tampilan website sentrakukm.com saat ini.