Kisah Sukses (Bisnis Ikan Bandeng hingga Jasa Konstruksi)
Kesuksesan itu, tentunya diraih tanpa halangan. Banyak cerita pilu yang mengiringi kesuksesannya. Tapi, dengan semangat dan kerja keras semua dapat dia lalui dnegan satu tekad, BERHASIL.
Mengawali karirnya, Erwin (begitu dia akrab disapa), terjun ke dunia perdagangan pada tahun 1998. Kiprahnya di dunia perdagangan cemerlang dengan hasil yang positif. Hal itu tidak menjadikannya untuk berhenti melangkah. Dia kembali terjun ke dunia konstruksi hingga akhirnya merambah ke sektor agrobisnis. Kepercayaan-kepercayaan, selalau didapat dari para rekan bisnisnya. Karena kenapa? Kualitas yang diberikan memang patut diacungi jempol.
Dengan mengedepankan komitmen kerja, dirinya sampai sekarang ingin melangkah di dunia industri dengan membuka idustri Ikan Bandeng, yang diharapkan akan menjadi prospek untuk hari kedepannya. Kiat-kiat yang menjadikanya sebagai pengusaha muda sukses, tak lepas dari prinsip-prinsipnya yang selama ini dia tanamkan. Dengan bertaqwa pada yang diatas dan selalu berdoa, akan memberi jalan terbaik bagis etiap umat manusia.
Tak semudah membalikkan tangan, dirinya mengakui untuk menjadi sesuatu yang berarti pasti banyaklah tantangan yang harus dihadapi. Ia pernah merasakan terpuruk dan jatuh dengan adanya masalah yang menimpa usahanya. Dengan keyakinan yang penuh, dia akhirnya bisa melaluinya dengan perlahan, dan kembali membangun usahanya kembali. "Saya cukup kenyang makan asam garam," tuturnya tanpa merinci penyebab keterpurukan yang sempat dialaminya.
Lalu apa harapanya Erwin kedepan? Dia bercerita agar bagaimana pengusaha-pengusaha khususnya di mMakassar, berkomitmen untuk bekerja dengan baik agar mendapatkan kepercayaan lebih. "Para pengusaha harus menjunjung tinggi komitmen itu," harapnya. Pria Kelahiran 1973 ini mengakui, banyak pengusaha baik dari agribisnis dan industri yang saat ini menjalankan usaha, sehingga menciptakan persaingan. "Tergantung bagaimana bisa bersaing secara sehat," paparnya.
sumber : Andi Nur Seven (www.ujungpandangekspres.com)












