508 Koperasi Dapat Kredit Rp2,018 Triliun
Realisasi kredit itu, menurut Agus, merupakan momentum yang menggembirakan. Karena penyaluran itu, menurut dia, bisa diartikan kepercayaan perbankan terhadap koperasi dan UKM mulai meningkat.
Kesembilan bank yang menyalurkan kredit itu adalah BPD Yogyakarta, Bank DKI, BNI, BTN, Bank Jabar Banten, Bank Jatim, Bank Bukopin, BII dan BRI.
Menurut Agus, total kredit yang akan disalurkan ke koperasi dan UKM sebesar Rp2,086 triliun. Selain bank, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menyalurkan Rp18,75 miliar dan lembaga nonbank Rp67,71 miliar.
Langkah kalangan perbankan mulai menyalurkan kredit ke koperasi diharapkan dapat mengikis kendala pembiayaan koperasi dan UMKM yang terjadi selama ini. Selama ini permasalahan pembiayaan yang dihadapi koperasi dan UKM antara lain adalah terbatasnya fasilitas kredit mikro dan kecil, ketidakmampuan UMKM menyediakan jaminan tambahan, tingginya bunga kredit, dan kurangnya informasi terkait skim dan produk pembiayaan.
Untuk mengatasi masalah informasi pembiayaan itu, menurut Agus, gelaran Expo Pembiayaan Koperasi dan UKM di gedung Smesco Indonesia bisa menjadi salah satu cara ampuh. "Ini ekspo pembiayaan koperasi yang pertama kali. Tahun depan kami berharap gelaran serupa juga ada di daerah-daerah," jelasnya. (Sad/OL-06)
sumber : Sadyo (www.mediaindonesia.com)












