Bank Mutiara Gandeng Koperasi Srinadi Garap KPR
“Kita agak sulit menyentuh langsung semua segmen kredit di Bali . Kita berupaya menerobos keterbatasan ini dengan menggandeng koperasi. Kali ini kita menjalin kerja sama dengan Koperasi Srinadi untuk menggarap sektor KPR di Klungkung,” ujar Sme & Consumer Banking Division Head Mutiara Bank, Ferial Fahmi K., Mn, Kamis (26/11) kemarin usai penandatanganan kerja sama KPR antara PT Bank Mutiara dengan Koperasi Srinadi Klungkung.
Pada acara tersebut hadir juga Kepala Divisi Treasury Mutiara Bank Eko Tjahyono, Pimpinan Cabang Mutiara Bank Denpasar Ani, Ketua Koperasi Srinadi I Made Sudi, Sekretaris Koperasi Srinadi Drs. Ngakan Putu Nata, Bendahara Koperasi Srinadi Luh Susun dan I Nyoman Suwirta, S.Pd. selaku Manajer Koperasi Srinadi.
Menurut Ferial, koperasi merupakan lembaga keuangan yang langsung berhubungan dengan end user khususnya masyarakat kecil. Dinyatakannya, kerja sama ini sebagai langkah awal menggarap kredit-kredit perumahan bagi masyarakat yang menjadi anggota Koperasi Srinadi Klungkung. “Kita akan menyediakan dana seberapa pun yang diperlukan oleh Srinadi untuk KPR. Kali ini kita baru melakukan kerja sama senilai Rp 7 milyar, karena Srinadi baru membangun 68 unit rumah tipe 45,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, kemungkinan untuk melakukan kerja sama dengan lembaga perkreditan desa (LPD) di Bali. “LPD di Bali sangat kuat, kita sudah melakukan survai untuk melihat potensi untuk melakukan kerja sama. Tahun 2010 kita akan banyak menggandeng koperasi, kita menyadari betul potensi lembaga keuangan seperti koperasi maupun LPD di Bali,” tandasnya.
Pemimpin Bank Mutiara Cabang Denpasar, Ani menyatakan respons masyarakat di Bali terhadap Bank Mutiara cukup tinggi. Saat ini jumlah dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 200 milyar, sementara jumlah kredit yang disalurkan sebesar Rp 150 milyar. “ Loan to deposit ratio (LDR) kita mencapai angka 77 persen,” ungkapnya.
Bank Mutiara sebagai bank yang cukup kuat dalam bank notes memiliki jumlah transaksi yang cukup besar. “Jumlah transaksi kita untuk bank notes dalam sebulan di Bali mencapai angka 15-20 juta dolar AS,” katanya. Saat ini Bank Mutiara memiliki 3 kantor dan akan berupaya melakukan pengembangan dengan melihat situasi ekonomi Bali .
Manajer Koperasi Srinadi Klungkung, I Nyoman Suwirta, S.Pd. dalam kesempatan tersebut menjelaskan mekanisme KPR yang akan disalurkan oleh Srinadi. Kita menyediakan KPR bagi para anggota kami yang ingin memiliki rumah. “Kita menyediakan nilai KPR sebesar Rp 172,5 juta untuk unit rumah tipe 45 yang dibangun di 4 lokasi. Bunga KPR kepada anggota hanya 14 persen dengan masa kredit selama 15 tahun,” katanya.
Koperasi Srinadi menjadi salah satu koperasi dengan banyak usaha, mulai dari simpan pinjam hingga pemberian kredit usaha dan perumahan. “Kita memiliki aset sekitar Rp 94 milyar, dari total aset tersebut, sekitar 75 persen berasal dari simpanan masyarakat,” imbuhnya sembari menambahkan, saat ini penyaluran kredit kepada anggota mencapai Rp 63 milyar. *wid
Sumber : www.bisnisbali.com













