INFORMASI BISNIS SENTRA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH
Prospeknya lebih oke dari sentra lain (2)
Selanjutnya...
Menjual Wisata Batik Laweyan
|
|
|
- Dari Rumah Kecapi hingga Luar Negeri
- Pemerintah akan fasilitasi perajin bambu
- Tantangan Perajin Kain Troso
- 13 Sentra Kerajinan Ikuti Festival Batik Jabar
- Potensi Bisnis Kerajinan Sulam Menggiurkan Beromzet Puluhan Juta
- Permintaan Kerajinan Bali ke Thailand Naik Lebih 75 Persen
- Berwisata Oleh-oleh Khas Melayu Di Riau
- Merajut Laba Dari Aneka Kerajinan Pilinan Bambu
- India Lirik Lembaga Nonbank
- Sentra Kerajinan Perhiasan, Latih 750 Pengrajin
- Kisah Sang Pelopor Batik Kayu Krebet
- Sesuai Sentra dan OVOP
- Sentra Bisnis UMKM, Akan Dibangun Di Mustika Jaya
- Tapin Tingkatkan Mutu Kerajinan Anyaman Purun
- Penyaluran KUR Disorot
- Potret Bisnis Sentra Rengginang Kampung Anyar Bogor
- Pembinaan IKM Kerajinan Disesuaikan dengan Sentra dan Sistem OVOP
- SMK 1 Rota Angkat Sentra Kerajinan Bayat
- Bank bidik transaksi Rp60 miliar di Bazar Perbankan dan UMKM
- DKI dan Jabar Butuh Batok Kelapa

Para pedagang tanaman hias di bilangan Meruya Utara, Jakarta Barat, mengaku senang berjualan di lokasi tersebut. Mereka menilai, letak lokasi usaha mereka memiliki prospek cerah dibandingkan sentra tanaman hias di kawasan lainnya. Dalam sebulan, mereka bisa meraup omzet berkisar Rp 3 juta hingga Rp 7 juta. Prospek bisnis di sentra tanaman hias Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, bisa dibilang cukup prospektif. Ini jika dibandingkan dengan sentra tanaman hias lainnya yang ada di sekitar Jakarta. Contohnya sentra tanaman hias di sepanjang Jalan Gerbang Pemuda hingga Asia Afrika, Senayan.
Kota Solo sudah sangat terkenal kerajinan batiknya. Disana terdapat dua kampung batik yang sudah puluhan tahun dikenal sebagai sentra batik yaitu Kauman dan Laweyan. Perkembangan Laweyan sebagai sebuah sentra batik, tidak terlepas ditetapkannya Laweyan sebagai kampung batik sejak tahun 2005 lalu. Saat ini pun Laweyan sudah ditetapkan sebagai cagar budaya.

